Pengaruh Level Substitusi Rumput Bothriochloa pertusa dengan Kangkung terhadap Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik, Nilai Energi dan Energi Termetabolisme secara in vitro

Authors

  • Fransiska Lujum Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana
  • Gustaf Oematan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana
  • Grace Maranatha Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.59891/animacultura.v1i2.10

Keywords:

Bothriochloa pertusa, digestibility of dry matter, digestibility of organic matter, energy value, metabolic energy, watercress

Abstract

This study aims to determine the level of substitution of Bothriochloa pertusa grass with water spinach on dry matter digestibility, organic matter digestibility, energy value and metabolized energy in vitro. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 4 replications. The treatments given were P0= Bothriochloa pertusa grass 60% + Leucaena 40%, P1= Bothriochloa pertusa grass 45% + Leucaena 40% + Water spinach 15%, P2= Bothriochloa pertusa grass 30% + Leucaena 40% + Water spinach 30%, P3 = Bothriochloa pertusa grass 15% + Leucaena 40% + Water spinach 45%. The variables measured were dry matter digestibility, organic matter digestibility, energy value and metabolized energy. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and analyzed using Duncan's multiple range test. Mean KcBK P0: 46.25 ± 1.24, P1: 50.93 ± 3.68, P2: 53.33 ± 3.32, P3 64.77 ± 3.44, KcBO P0: 37.80 ± 1, 12, P1: 42.48±4.95, P2: 44.73±1.95, P3: 56.90±4.20, DE P0: 7.68±158, P1: 8.23±803, P2: 8.55±302, P3: 10.55±598, ME P0: 6.29±130, P1: 6.75±659, P2: 7.01±247, P3: 8.65±491. The results of the statistical analysis showed that the treatment had a significant effect (P<0.05) on dry matter digestibility, organic matter digestibility, energy value and metabolized energy in vitro. It was concluded that the effect of the level of substitution of Bothriochloa pertusa or the combination of Bothriochloa pertusa and water spinach increased dry matter digestibility, organic matter digestibility, energy value and energy value metabolized to energy value in vitro.

Author Biographies

Gustaf Oematan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana

Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan 

Grace Maranatha , Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana

Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan 

References

Aderao, G.N, S. Sahoo., R.S Bhatt., P.K Kumawat, and I. Soni. 2018. In vitro rumen fermentation kinetics, metabolite production, methane and substrate degradability of polyphenol rich plant leaves and their component complete feed blocks. Journal of Animal Science and Technology. 60 (26): 1-9.

Balseca, D. G., E.G. Rivas., H.B. Nlopez., H.P. Guevara, dan J.C. Martinez. (2015). Nutritional value of Brachiarias and forage legumes in the humid tropics of Ecuador. Ciencia Investigacion Agraria: Revista Latinoamericana de Ciencias de La Agricultura, 42(1): 57-63.

Chat, T.H., N.T. Dung., D.V. Binh, and T.R. Preston. 2005. Water Spinach (Ipomea aquatica) as A Forage Source For Rabbits; Effect of Fertilization with Worm Cast or Urea on Yield and Composition; Using it as Replacement For Guinea Grass in Diets of Growing and Lactating Rabbits. Workshop-Seminar “Making Better Use Of Local Feed Resources” MEKARN-CTU

Cheeke R. P. 2005. Applied Animal Nutrition. Feed and Feeding. Third Edition. Pearson Prentice Hall. Upper Sadlle River, New Jersey 07458.

Chemists, A. (Association of O. A. (1990). Official methods of analysis. AOAC, Washington, DC.

Dau, Y.L.C. 2020. “Pengaruh Pemberian Pakan Silase Hijauan Hasil Tumpang Sari Kacang Kupu (Clitoria Ternatea) dan Sorghum pada Jarak Tanam Yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Energi pada Kambing Kacang. Jurnal Peternakan Lahan Kering 2 (2): 866–874.

Despal. 2000. Kemampuan Komposisi Kimia dan Kecernaan in vitro dalam mengestimasi kecernaan in vivo. Majalah Media Peternakan. 23(3):84-88. Malang.

Devendra, C. 1983. The energy and protein requirements during pregnancy of katjang goats in Malaysia. Journal Mardi Res. Bull. 11(2): 193-204.

Hasanah, H., J. Achmadi., E. Pangestu, dan A. Agus. (2018). Pasokan Produksi Limbah Kangkung sebagai Suplemen dan Fermentabilitas Pakan Ruminansia Di Kabupaten Klaten, Indonesia (Studi Kasus pada Musim Kemarau 2018). Seminar Nasional Ke-IV Fakultas Pertanian Universitas Samudra. “Pertanian Berkelanjutan Berbasis Sumber Daya Lokal di Era Revolusi Industri.

Hvelplund, T., J. Andrieu., M.R. Weisbjerg, and M. Vermorel. 1995. Prediction of the Energy and Protein Value of Forages for Ruminants. In: 4th International Symposium on the Nutrition of Herbivores. 4. Symposium International Sur La Nutrition Des Herbivores, Clermont Ferrand (France), 11-15 Sep 1995. INRA.

Jelantik, I.G.N. 2001. “Improving Bali Cattle (Bibos Banteng Wagner) Production through Protein Supplementation (Including 6 Articles).”

Jelantik, I.G.N., T.T Nikolaus, dan L.P. Cardinal. 2019, Memanfaatkan Padang Pengembalaan Alam untuk Meningkatkan Populasi dan Produktivitas Ternak Sapi di Daerah Lahan Kering. Myria Publisher Desember, hal 55.

Mathius IW., D. Yulistiani., W. Puastuti, M. Martawidjaja. 2001. The effect of feeding mixtures of banana trunk and soybean meal on lambs performance. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 6 (3): 196-202.

NRC. 1976. Nutrient Requiremenst of Beef Cattle National. Academy of Science, Washington, DC.

Oktarina, K., E. Rianto., R. Adiwinarti, dan A. Purnomoadi. (2004). Pemanfaatan protein pada domba ekor tipis jantan yang mendapat pakan penguat dedak padi dengan aras yang berbeda. J. Pengembangan Peternakan Tropis. Special Edition Bulan Oktober, Buku I. Hlm, 110-115.

Oematan, G., Seran, S.O.T., dan M. Grace. 2020. Pengaruh Lama Proses Fermentasi Tepung Tongkol Jagung Menggunakan EM4 terhadap Kandungan Bahan Kering, Bahan Organik dan Protein Kasar. Jurnal peternakan Lahan Kering. Vol. 2(3): 1015-1021. Fakultas Peternakan Undana. Kupang.

Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi Dan Makanan Ternak Ruminan. Penerbit Universitas Indonesia.

Purnomo, H. 2006 Pengaruh pemberian urea molases blok (UMB) sebagai pakan suplemen terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum kambing jantan. Skripsi S1. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Riswandi. 2014. Evaluasi Kecernaan Silase Rumput Kumpai (Hymenachne acutigluma) dengan Penambahan Legum Turi Mini (Sesbania rostrata). Jurnal Peternakan Sriwijaya 3 (2): 43-52.

Rukmana R. 1994. Bertanam Kangkung. Yogyakarta: Kanisius

Samosir, H. N. 2019. Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Kangkung Air (Ipomea aquatica Forks) Terfermentasi Dengan Kombucha Dalam Pakan terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy). (Skripsi). Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. 62 hlm. (Tidak diterbitkan).

Sianipar J., A. Batubara., S. Karokaro, dan S.P. Ginting. 2005. Efisiensi Nutrisi Pada Kambing Kosta, Gembrong Dan Kacang. Jurnal Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Deli Serdang.

Sogen, Yasinta, O. Gustaf. (2009). Analisis Kandungan Zat Besi Sayur Kangkung pada Beberapa Rantai Produksi. Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan 1(2): 97-102, 2009

Sunita. 2005. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Suwandyastuti, EA, Rimbawanto. 2012. Penggunaan onggok sebagai sumber energi dalam ransum sapi perah. Jurnal Agripet 12 (1): 1-6

Tilley, J. M. A., Terry, dan R. A. 1963. A two‐stage technique for the in vitro digestion of forage crops. Grass and Forage Science, 18(2): 104–111.

Tillman, AD, Hartadi H, Reksohadiprodjo S, Prawirokusumo S, Lebdosoekojo S. 1984. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Cetakan Kedua. UGM-Press, Yogyakarta.

Trisnadewi S.A.A.A., IM.S.P. Wibawa, dan N.N. Suryani. 2014. Neraca Energi Kambing Peranakan Etawah (Pe) yang Diberi Ransum Mengandung Hijauan dengan Level Konsentrat Berbeda. Peternakan Tropika. 2(3):389-401.

Wie Lawa., Habel., Marthen Yunus, dan Luh Sri Enawati. 2020. “Pengaruh Substitusi Jagung Giling Oleh Tepung Bonggol Pisang Hasil Fermentas Khamir Saccharomyeces Cerevisiae Terhadap Konsumsi dan Kecernaan BETN dan Energi Kambing Lokal Betina. Jurnal Peternakan Lahan Kering 2 (3): 941-48.

Winugroho, M. dan S. Mariati. 1999. Kecernaan Daun Kelapa Sawit Sebagai Pakan Ternak Ruminansia. Laporan penelitian. Balai Penelitian Ternak, Bogor.

Published

30-10-2023

How to Cite

Lujum, F., Oematan, G., & Maranatha , G. (2023). Pengaruh Level Substitusi Rumput Bothriochloa pertusa dengan Kangkung terhadap Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik, Nilai Energi dan Energi Termetabolisme secara in vitro . Animal Agricultura, 1(2), 69–78. https://doi.org/10.59891/animacultura.v1i2.10