Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Perah di Desa Benlutu (Study Kasus Novisiat Claretian Benlutu)

Authors

  • Ronaldus Kollo Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Ulrikus R. Lole Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Maria Krova Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.59891/animacultura.v3i1.122

Keywords:

Development strategy, dairy cattle, animal husbandry, SWOT, QSPM

Abstract

This study aims to formulate development strategies for the dairy cattle business at the Claretian Benlutu Novitiate Monastery, Timor Tengah Selatan Regency. A case study survey approach was employed, utilizing primary data from observations and interviews, and secondary data from relevant institutional documentation. SWOT analysis was applied to assess internal and external factors, which were then mapped using the IFE and EFE matrices. Results indicate positive scores on both matrices, positioning the dairy cattle business in Quadrant I, signifying a highly favorable condition for aggressive development. QSPM analysis identified three main strategic priorities, expanding the scale of the dairy cattle business, improving the quality and productivity of fresh milk, and optimizing internal resource utilization while reducing vulnerability to external factors. These strategies are recommended to strengthen competitiveness and ensure the sustainability of the dairy cattle enterprise in the study area.

References

BPS Provinsi NTT. (2022). https://ntt.bps.go.id/id/statisticstable/2/NTkwIzI%253D/n populasi-ternak-besar-menurut-kabupaten-kota.html

Dotulong, L. C., Kaunang, C. L., Tuturoong, R. A. V., & Waani, M. R. (2021). Daya dukung dan indeks daya dukung hijauan alami di bawah perkebunan kelapa sebagai pakan ternak sapi di Kecamatan Airmadidi. Zootec, 41(2), 398-404.

Fanani, S. (2013). Kinerja Reproduksi Sapi Perah Peranakan Friesian Holstein (PFH) di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo.

Mastuti, S dan N. N. Hidayat. 2008. Peranan tenaga kerja perempuan dalam usaha ternak sapi perah di Kabupaten Banyumas. Jurnal animal production. 11(1): 40:47

Namah, S. A., Krova, M., & Lalus, M. (2024). Strategi Pemasaran Daging Se’i Babi di Kabupaten Kupang:(Studi Kasus Se’i Babi Baun). Animal Agricultura, 2(2), 610-618.

Sari, E. C. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi service per conception sapi perah pada peternakan rakyat di Provinsi Lampung.

Susilowati, S. H. (2016). Fenomena penuaan petani dan berkurangnya tenaga kerja muda serta implikasinya bagi kebijakan pembangunan pertanian Di Forum penelitian agro ekonomi (Vol. 34, No. 1, pp. 35-55).

Fallo, B. D., Rosnah, U. S., & Sobang, Y. U. L. (2024). Pengaruh Level Imbuhan Khamir (Saccharomyces cerevisiae) dalam Pakan Pellet Terhadap Profil Darah Sapi Bali Penggemukan yang Mengkonsumsi Pakan Basal Lamtoro. Animal Agricultura, 2(2), 767-774.

Downloads

Published

30-06-2025

How to Cite

Kollo, R., Lole, U. R., & Krova, M. (2025). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Perah di Desa Benlutu (Study Kasus Novisiat Claretian Benlutu). Animal Agricultura, 3(1), 952–960. https://doi.org/10.59891/animacultura.v3i1.122