Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorghum dan Daun Gamal ada Tingkat Beragam Terhadap Status Fisiologis Kambing Betina Lokal

Authors

  • Yohana Heldiana Muheng Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Nusa Cendana University
  • Muhammad S. Abdullah Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Nusa Cendana University
  • Yohanis U. L. Sobang Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Nusa Cendana University

DOI:

https://doi.org/10.59891/animacultura.v2i2.83

Keywords:

complete feed, leaves gamal, physiological status, silage, sorghum

Abstract

This study considered these points and determined the impact on physiological status based on a mixture of sorghum and gamal silage produced at various levels on the physiological status (rectal temperature, heart rate and respiratory frequency) of local female goats. The livestock used in this research were 4 local female goats aged 6-8 months with a body weight range of 11-15 kg with an average of 12.88 kg. The method used is an experimental method with a Latin Square Design (RBSL) which consists of 4 treatments and 4 condensations P0 = Add up to silage feed mixed with 80% sorghum and loose gamal + 20% concentrate P1 = Add up to silage feed mixed with sorghum and 70% gamal + 30% concentrate P2 = Add up to silage feed mixed with sorghum and 70% gamal + 30% concentrate P2 = Add up to silage feed mixed with Sorghum and 60% gamal + 40% concentrate P3 = Add up to mixture Sorghum rolled silage and 50% gamal + 50% . The results obtained in this study were rectal temperature (oC) P0 37.58 ± 0.45, P1 37.1 ± 0.49, P2 37.45 ± 0.33 P3 37.13 ± 0.87, heart rate ( times/minute) P0 83.75±2.98, P1 81.75 ±2.21, P2 81.25±1.70, P3 80.50±1.29, respiratory frequency (times/minute) P0 21, 75±0.95, P121±0.81, P2 21.25±0.95, 21±0.81. The results of statistical analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on body temperature, heart rate and respiratory frequency. Based on the research results obtained in this study, it can be concluded that giving sorghum silage and gamal leaves with concentrates at different balances gives the same results on the physiological status of local female goats.

References

Permana.2017. Thermoregulation response of dairycows on different energy content. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 5(2) : 72-79.

Astuti, A., Erwanto, P. E. Santosa. 2015. Pengaruh Cara Pemberian Konsentrat Hijauan Terhadap Respon Fisiologis dan Performa Sapi Peranakan Simmental. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(4) : 201-207.

Aye, PA. 2007. Production of Multi-Nutrient Blocks for Ruminants and Alcohol from Waste Products of Leucaena and Gliricidia Leaves Using Local Technologies. Federal University of Technology Akure.

Bediona, P., G. Maranatha, D. Amalo. (2024). Pengaruh Pemberian Silase Komplit Berbasis sorghum dan Clitoria Ternatea Hasil Integrasi Tanaman Holtikultura yang Berbeda terhadap Konsumsi serta Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Kambing Betina Lokal. Jurnal Animal Agriculture VOL. 1 NO. 3 (2024)

Diaz, B., MS. Abdullah, G. Maranatha. (2024). Pengaruh Pemberian Silase Komplit Berbasis sorghum Clitoria Hasil Integrasi Tanam Campuran yang Berbeda terhadap Profil Darah Kambing Lokal. Vol. 1 No. 3 (2024): Animal Agricultura.

Dhuhitta, AM., Dartosukarno S. Dan Purnomoadi A. 2014. Pengaruh Jumlah Pakan yang Berbeda terhadap Kondisi Fisiologi Kambing Kacang. Animal Agriculture Journal. Vol3(4):569-574.

Dhalika T., Mansyur, HK Mustafa, H. Supratman. 2006. Imbangan Rumput Afrika (Cynodon plectostachyus) dan Leguminosa Sentro (Centrosema pubescens) dalam Sistem Pastura Campuran terhadap Produksi dan Kualitas Hijauan. Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran, Jawa Barat. Jurnal Ilmu Ternak. 6 (2): 163-168.

Farooq, U., Samad HA., Shehzad F., and Qayyum A. 2010. Physiological responses of cattle to heat stress. World Applied Science Journal (8): 38-43.

Gregg. L.Voigt, Dum. 2000. Hematologi Techniques and Concept for Veterinary Technicians.

Harmoko dan Padang. 2019. Kondisi performa dan status fisiologis Kambing kacang dengan pemberian pakan Tepung Daun Jarak (jatropha gossypifolia) Fermentasi. Jurnal Peternakan Indonesia Vo1.21 (3):183.191.

Herilimiansyah. 2015. Konsumsi Bahan Kering dan Bahan Organik Pelet Pakan Komplit Berbasis Tongkol Jagung dengan Beberapa Sumber Protein pada Kambing Kacang Jantan. Skripsi. Universitas Hasanuddin: Makassar.

Hidayat, N. 2014. Karakteristik Dan Kualitas Silase Rumput Raja Menggunakan Berbagai Sumber Dan Tingkat Penambahan Karbohidrat Fermentable. Journal Agripet, 14 (1): 42-49.

Hoy, CPE., E. Hartati, GAY. Lestari. (2023). Pengaruh Silase Pakan Komplit Berbasis sorghum Clitoria Ternatea dengan Penambahan berbagai Level Konsentrat Mengandung ZnSO4 dan ZnCu Isoleusinat terhadap Fermentasi Rumen In Vitro. Jurnal Animal Agricultura Volume 1, Issue 2, October 2023 Page 79-89.

Hamanay, UML., A. Manu, G. Maranatha. (2024). Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Dengan Level Silase Campuran sorghum dan Daun Gamal dan Konsentrat yang Berbeda Terhadap Konsumsi, Kecernaan BETN dan Energi Ternak Kambing Lokal Betina. Volume 1,Issue 3,February 2024 Page 160-17010.59891/animacultura.v1i3.24Copyright @ Hamanayet. al.

Isroli, H. Pratikno. dan R.H. Listyorini. 2004. Pengaruh Derajat dan Lama Cekaman Panas terhadap Laju Metabolisme dan Konsumsi Oksigen pada Ayam Broiler Periode Starter. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis” Vol.29. No. 3.

Jelantik IGN. 2001. Improving Bali Cattle Production through Protein Supplementation. PhD Thesis. The royal Veterinary and Agricultural University.Copenhagen, Denmark.

Jelantik, IGN, Nikolaus TT, Penu CL, Jeremias J. 2015. Herbage production and nutritive value of some forage legumes as calf supplement. Proceeding 3rd international seminar on animal industri. Pp141- 144.

Jackson, PG., Cockroft PD. 2002.Clinical examination of farm animals. University of Cambridge, UK.

Jalaludin. 1994. Uji banding gamal dan angsana sebagai sumber protein, daun kembang sepatu, dan minyak kelapa sebagai agensia defaunasi dan suplementasi, analog hidroksi metionin dan amonium sulfat dalam ransum pertumbuhan sapi perah jantan. Tesis.Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor: Bogor.

Judan, K., Sobang YUL., Saleh A. 2019. Pengaruh level suplementasi pakan konsentrat terhadap status fisiologis ternak kambing lokal betina yang mengkonsumsi jerami jagung. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 1(1): 34-39.

Kristofer, M., Abdullah MS, Kihe JN. 2021. Subtitusi Pakan Konsentrat Mengandung Tepung Daun Binahong (Anrederacordifoliaten, Steeni) dalam Ransum terhadap Status Fisiologis Kambing Lokal Jantan. Jurnal Peternakan Lahan Kering Volume 3 No.3 (September 2021), 1602–1607

Maranatha, G.,Talan, V., & Fattah, S. (2021). Konsumsi Kecernaan Serat Kasar Dan Bahan Ekstra Tanpa Nitrogen Sapi Bali Jantan Bakalan Yang Diberikan Pakan Hasil Diversifikasi Usaha Tani Lahan Kering. 3(3), 1704–1714.

McDowell, RE. 1972. Improvement of Livestock Production in Warm Climates. W.H. Freeman and Company, San Fransisco

Naiddin, A., Rokhmat MN., Dartosukarno S., Arifin M. Dan Purnomoadi A. (2010). Respon fisiologi dan profil darah sapi Peranakan Ongole (PO) yang diberi pakan ampas teh dalam level yang berbeda. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor 3-4 Agustus 2010. Hal 217-223.

Oematan, G., E. Hartati , M.L. Mullik ., N. Taratiba., T. O. Dami Datoa., G.A.Y. Lestari., G .T.S. Oematan. 2023. Konsentrasi Hormon Testosteron Dan Profil Darah Sapi Bali Yang Diberi Chromolaena Odorata, Analog Hidroksi Metionin Dan Minyak Nabati. Jurnal Nukleus Peternakan. Juni 2023, Vol. 10 No. 1: hal. 9 – 20. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/ nukleus/article/view/9799.

Otoikhian CSO, Orheruata JA, Imasuen JA, Akporhuarho OP. (2009). Physiological response of local (West African Dwarf) and adapted Switzerland (White Bornu) goat breed to varied climatic conditions in South Nigeria. Afri J Gen Agr 5(1): 1–6.

Qisthon, A. dan Widodo, Y. (2015). Pengaruh Peningkatan Rasio Konsentrat Dalam Ransum Kambing Peranakan Etawah Di Lingkungan Panas Alami Terhadap Konsumsi Ransum, Respons Fisiologis, dan Pertumbuhan. Zootek. Vol 35 (2) 351-360.

Ranboki, M., G. Oematan, IGN. Jelantik. (2023). Pengaruh Level Substitusi Rumput Bothriochloa pertusa dengan Kangkung Terhadap Tingkah Laku Makan Ternak Kambing Kacang. Jurnal Animal Agricultura Vol. 1 NO. 1 (2023).

Santos, A.C.G.D., Yamin. M., Priyanto R., & Maheshwari. H. (2019). Respon Fisiologi Domba pada Sistem Pemeliharaan dan Pemberian Jenis Konsentrat Berbeda. ISSN 2303-2227 eISSN 2615-594X. Vol. 07 No. 1 Januari 2019

Sutedi, E. (2013). Potensi Kembang Telang (Clitoria ternatea) Sebagai Tanaman Pakan Ternak . Balai Penelitian Ternak, PO Box 221, Bogor 16002

Selan, E., Jelantik, I. G. N., & Nikolaus, T. T. (2021). Pengaruh Pemberian Silase Campuran Rumput Kume (Sorghum Plumosum Var. Timorense) dan Daun Markisa Hutan (Passiflora Foetida) Terhadap Profil Darah Kambing Kacang: Effect of Providing Silage Mixture of Kumegrass and Passiflora Foetidaleaves on Blood Profile of Kacang Goats. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(3), 1579- 1586.

Santoso, U. 2006. Manajemen Usaha Ternak Potong. Jakarta: Penebar Swadaya.

Sarwono. B. 2005. Beternak Kelinci Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.

Septyana, M., Sjofjan O., dan Natsir MH. (2016). Pengaruh Beberapa Jenis Pakan Komersial Terhadap Kinerja Produksi Kuantitatif Dan Kualitatif Ayam Pedaging. Buletin Peternakan. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya. 40(3) : 188-193.

Steel, R. G. D. dan J. H. Torrie., 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika (Pendekatan Biometrik). Penerjemah B. Sumantri. Gramedia Pustaka. Utama, Jakarta

Serang,, PM., Suartha IN, Arjentinia PGY. (2016). Frekuensi Respirasi Sapi Bali Betina Dewasa Di Sentra Pembibitan Sapi Bali Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Buletin Veteriner Udayana, 8(1): 25-29.

Sutrisna, N., S. Nandang dan S. Yanto. ( 2014). Perancangan model usahatani integrasi tanaman sorghum dan ternak sapi pada lahan suboptimal di Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2014, Palembang 26-27 September 2014 ISBN: 979-587-529-9. Hlm. 11-123.

Siregar, SB. 1994. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya. Jakarta

Suwignyo, B., Wijaya UA, Indriani R, Kurniawati A, Widiyono I, Sarmin. (2016). Konsumsi, kecernaan nutrien, perubahan berat badan dan status fisiologis kambing bligon jantan dengan pembatasan pakan. J Sain Veteriner. 34:210-219.

Wuryanto, IPR, Darmoatmodjo LMYD, Dartosukarno S, Arifin M, Purnomoadi A. 2010. Produktivitas, respon fisiologis dan perubahan komposisi tubuh sapi Jawa yang diberi pakan dengan tingkat protein berbeda. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor (Indonesia): Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. hlm. 331-338.

Weiss, D.J and K.J. Wadrobe. 2010. Schalm's Veterinary Hematology.6 th ed. Blackwell Publishing, USA

Yani ABPP & Purwanto BP. 2006. Pengaruh iklim mikro terhadap respons fisiologis sapi peranakan Fries Holland dan modifikasi lingkungan untuk meningkatkan produktivitasnya (ulasan). Media Peternakan, 29(1)

Downloads

Published

31-10-2023

How to Cite

Muheng, Y. H., Abdullah, M. S., & Sobang, Y. U. L. (2023). Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorghum dan Daun Gamal ada Tingkat Beragam Terhadap Status Fisiologis Kambing Betina Lokal. Animal Agricultura, 2(2), 627–636. https://doi.org/10.59891/animacultura.v2i2.83