Pengaruh Substitusi Bahan Sumber Energi dengan Tepung Tongkol Jagung Hasil Fermentasi Probiotik Win Prob dan Imbuhan Zn Biokompleks dalam Pakan Konsentrat terhadap Protein Kasar Tercerna, Energi Tercerna dan TDN Sapi Bali Penggemukan
DOI:
https://doi.org/10.59891/animacultura.v3i2.129Keywords:
Corncob, digested nutrients, energy source material, male Bali cattle, Win prob probioticsAbstract
This study examined the effect of rice bran and ground corn substitution levels with Win_prob probiotic fermented corn cob flour (TTJF) and the addition of Zn biocomplex in concentrate feed on the nutrient digestibility of fattening Bali cattle. A total of 12 male Bali cattle aged 1–1.5 years (147–189 kg; 168.08±15.50 kg; KV 9.22%) were tested with 4 treatments × 3 replicates: P0 (control); P1 (bran replaced with 25% TTJF and 15% ground corn); P2 (35% and 25%); P3 (45% and 35%); all treatments supplemented with 100 mg of bio-complexed Zn. Variables: digestible crude protein, digestible energy, and TDN; analysis using ANOVA. The mean showed a downward trend from P0 to P3, but was not significantly different (P>0.05). It was concluded that TTJF could be used up to 45% to replace bran and 35% to replace ground corn from the initial composition of 55% bran + 20% corn in the concentrate, without reducing the digestibility of protein, energy, and TDN in Bali cattle.
References
Abidin Z. 2002. Penggemukan Sapi Potong. Penerbit Agro Media Pustaka Jakarta.
Aboenawan L. 1991. Pertambahan berat badan, konsumsi ransum dan total digestible nutrient (TDN) pellet isi rumen dibanding pellet rumput pada domba jantan. Laporan Penelitian. Fakultas Peternakan. Institusi Pertanian Bogor. Bogor.
Anggorodi R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT Gramedia Pustaka Umum. Jakarta.
Astuti J. M. dan Hardjsubroto W. 1993. Buku Pintar Peternakan. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta.
Cheeeke PR. 2005. Applied Animal Nutrition: Feeds and feeding. 3th Ed. Department of animal Sciences. Oregon State Unversity
Fattah S. 2016. Manajemen Ternak Potong. Undana Press.
Fattah S., Sobang YUL., Samba FD., Hartati E., Kapa MMJ., and Henuk YL. 2018. The effect of feeding bull Bali cattle kept in extensive husbandry system with concentrates contained gliricidia sepium leaf meal and banana strach tuber meal on their feed consumption and dried organic matter digestability. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 122, No. 1, p. 012132). IOP Publishing.
Hanafi ND. 2008 Teknologi Pengawetan Pakan Ternak. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Hermanto. 2001. Pakan Alternatif Sapi Potong. Dalam Kumpulan Makalah Lahirnya Kajian Teknologi Pakan Ternak Alternatif. Pakan Ternak Alternatif. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Dispet Propinsi Jatim. Surabaya.
Little DA., Kampiang S., and Peterham RJ. 1989. Mineral Composition of Indonesia Ruminant Forages. Trop Agril. 66 : 33-37.
Marhaeniyanto E., dan Susanti S. 2011. Strategi suplementasi leguminosa untuk meningkatkan penampilan domba. Buana Sains, 11(1), 7-16. https://doi.org/10.33366/BS.V11I1.174
Maynard LA., Loosli JK., Hints HF., and Warner RG. 1983. Animal Nutrition. Seventh Edition. Hill Publishing Company Limited. New Delhi.
McDowel LR. 1992. Minerals in Animal and Human Nutrition. Academic Press Inc. London (UK).
Nutrien Requirements Catlle 2000. Nutrient Requirements Of Beef Catlle. 7th ed. National Academy Press. Washintong, D. C.
Otu MF., Nenobais M., dan Lestari GA. 2020. Pengaruh Level Saccharomieces cerevisae Sebagai Inokulum Dalam Fermentasi Tepung Sabut Kelapa Muda Terhadap Kandungan Energi, Selulosa, Hemiselulosa Dan Total Digestible Nutrient (TDN). Jurnal Peternakan Lahan Kering Volume 2 No. 4 (Desember 2020), 1179 – 1184 Issn : 2714-7878.
Palinggi NN., Kamaruddin K., dan Makmur M. 2008. Penambahan Mikroba, Aspergilus niger Dalam Bungkil Kelapa Sawit Sebagai Bahan Baku Pakan Untuk Pembesaran Ikan Kerapu Macan. Jurnal Riset Akuakultur, 3 (3) : 385-394.
Paramita WL., Susanto E, dan Yulianto AB. 2008. Konsumsi dan kecernaan bahan kering dan bahan organik dalam haylase pakan lengkap ternak sapi peranakan Ongole. Media Kedokteran Hewan, 24: 59-62.
Ranjhan SK. 1980. Animal Nutrition in Tropics, 2nd revised edition. Vicas publishing house PVT. Ltd New Delhi.
Rianto E., dan Purbowati E. 2009. Panduan Lengkap Sapi Potong. Penebar Swadaya. jakarta
Richard G. and Van Soest PJ. 1977. Protein solubility of ruminant feeds. Proc. The Cornell Nutrition Conference for feed manufacturers. Pp. 91-98
Rihi R. 2018. Pengaruh suplementasi konsentrat mengandung tepung ubi kayu dan bonggol pisang sebagai sumber energi alternatif terhadap nutrisi tercerna kadar kolesterol dan hemoglobin darah sapi bali jantan penggemukan. Skripsi. Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana, Kupang.
Rosnah US. dan Yunus M. 2017. Produktifitas sapi Bali penggemukan yang mengkonsumsi pakan lokal pola peternakan. Prosiding Seminar Nasional Peternakan III
Rosendo O., Freitez L and Lopez R. 2013. Ruminal degradability and summative models evaluation for total digestible nutrients precdiction of some forages and byproduducts in ghoats. ISRN Veterinary Science 1-8.
Schmidt GH., Van Vlect LD., and Hutjeuns. 1988. Principle of Dairy Science. 2nd Ed. Prentice Hall, Englawood Clifis, New Jersey.
Smith T. 2002. Some Tools to Combat Dry Season National Stres In Runinants Under African Condition. Proceeding Of The Final Review Meting of an IAEA Technical Cooperation Regional AFRA Project, Animal Production and Health Section, Cairo Mesir, 25-29 November 2000. ISSN 1011-4289.
Sobang YUL. 2005. Karakteristik system penggemukan sapi pola gaduhan menurut zona agroklimat dan dampaknya terhadap pendapatan petani di Kabupaten Kupang NTT. Bulletin Nutrisi Fapet Undana. ISSN: 1410-1691. Edisi Maret Vol. 8 Vol 2.
Steel RGD dan Torrie JH 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrika. Diterjemahkan oleh Bambang Sumantri. PT. Gramedia. Jakarta.
Sulistijo ED., Subagyo I., Chuzaemi S. dan Sudarwati H. 2020. Production and in vitro digestibility of Leucaena leucocephala under different seasons and planting model systems in Kupang Regency, Indonesia. Methodology, 10(2).
Sulistijo ED., Subagyo I., Chuzaemi S. dan Sudarwati H. 2021. Assesment of Farage Production and Its Nutritional Values for Local Cattle Farming in Rangelands of Kupang Regency Indonesia. Journal of Rangeland Science. 2021, Vol. 11, No. 4.
Suluwetang DY. 2018. Nutrisi Tercerna dan Efisiensi Penggunaan Protein Ransum Sapi Bali Penggemukan Pola Peternak Yang Diberi Pakan Komplit Mengandung Silase Batang Pisang. Skripsi. Fapet Undana.
Tillman AD., Reksohadoprodjo S., Prawirokusumo S., dan Lebdosoekojo S. 2005. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Yulistiani D. 2010. Fermentasi tongkol jagung (kecernaan >50%) dalam ransum komplit domba komposit sumatera dengan laju pertumbuhan >125 gram/hari. Program insentif riset terapan. Balai Penelitian Ternak. Bogor
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hildegardis Halek, Edi Djoko Sulistijo, Daud Amalo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Devi Puay, Gustaf Oematan, Daud Amalo, Imanuel Benu, Pengaruh Substitusi Silase Rumput Kume dengan Fodder Jagung Hidroponik Terhadap Konsumsi dan Kecernaan Karbohidrat, Konsentrasi Vollatile Fatty Acid dan Kadar Glukosa Darah Kambing Kacang Jantan , Animal Agricultura: Vol. 1 No. 1 (2023): Animal Agricultura
- Herru Fangidae, Gustaf Oematan, Daud Amalo, Gusti Ayu Y. Lestari, Pengaruh Pemberian Silase Rumput Odot dengan Level Jerami Padi Sebagai Absorban Terhadap Konsumsi Kecernaan dan Retensi Nitrogen Pada Ternak Kambing , Animal Agricultura: Vol. 1 No. 3 (2024): Animal Agricultura
- Yosua Maukaling, Yohanes U.L. Sobang, Daud Amalo, Grace Maranatha, Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorghum dan Daun Gamal Pada Level yang Berbeda Terhadap Kadar Kolestrol Darah Trigliserida dan Hemoglobin Ternak Kambing Lokal Betina , Animal Agricultura: Vol. 2 No. 2 (2024): Animal Agricultura
- Josua Alberth Williams Pah, Marthen Yunus, Daud Amalo, Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorgum dan Daun Gamal Dengan Konsentrat Pada Beberapa Level Terhadap Protein Kasar, TDN dan Energi Tercerna Pada Ternak Kambing Lokal Betina , Animal Agricultura: Vol. 1 No. 3 (2024): Animal Agricultura
- Petronela Bediona, Grace Maranatha, Daud Amalo, Pengaruh Pemberian Silase Komplit Berbasis Sorgum dan Clitoria Ternatea Hasil Integrasi Tanaman Holtikultura yang Berbeda terhadap Konsumsi serta Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Kambing Betina Lokal , Animal Agricultura: Vol. 1 No. 3 (2024): Animal Agricultura
- Yohanes Nuba, Sabarta Sembiring, Daud Amalo, Konsumsi Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ternak Babi Fase Starter yang diberi Tepung Daun Katuk dan Tepung Kunyit serta Kombinasinya , Animal Agricultura: Vol. 2 No. 1 (2024): Animal Agricultura
- Rosalia Supia Sari, Marthen Yunus , Daud Amalo, Grace Maranatha, Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Berbahan Dasar Lamtoro dan Silase Jerami Jagung dengan Imbuhan Zn Biokompleks Terhadap Konsumsi Serta Kecernaan BETN dan Energi Ternak Kambing Lokal Jantan , Animal Agricultura: Vol. 2 No. 2 (2024): Animal Agricultura
- Maria Febiola Nenat, Daud Amalo, Johny Nada Kihe, Yohanis Umbu Laiya Sobang, Dampak Penggantian Jagung Giling dengan Tepung Kulit Pisang Hasil Fermentasi dalam Pakan Konsentrat dan Imbuhan Zn Biokompleks terhadap Profil Darah Sapi Bali Jantan Penggemukan , Animal Agricultura: Vol. 2 No. 3 (2025): Animal Agricultura
- Maria Mandang, Daud Amalo, Grace Maranatha, Pengaruh Pemberian Silase Komplit Berbasis Sorgum-Clitoria Hasil Integrasi Tanaman Hortikultura Yang Berbeda Terhadap Nutrisi Tercerna Kambing Betina Lokal , Animal Agricultura: Vol. 3 No. 1 (2025): Animal Agricultura
- Anggi N. C. Tjadu Hina, Herayanti Panca Nastiti, Dominggus Benyamin Osa, Edi Djoko Sulistijo, Pengaruh Level Pupuk Organik Cair Top G2 Terhadap Produksi Bahan Segar dan Bahan Kering Serta Bahan Organik Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Panen Kedua , Animal Agricultura: Vol. 3 No. 2 (2025): Animal Agricultura


