Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorgum dan Daun Gamal Dengan Konsentrat Pada Beberapa Level Terhadap Protein Kasar, TDN dan Energi Tercerna Pada Ternak Kambing Lokal Betina

Authors

  • Josua Alberth Williams Pah Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Nusa Cendana University
  • Marthen Yunus Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Nusa Cendana University
  • Daud Amalo Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Nusa Cendana University

DOI:

https://doi.org/10.59891/animacultura.v1i3.43

Keywords:

Complete feed, crude protein, digestible energy, goat, total nutrient digestibility

Abstract

The purpose of the experiment was to determine the effect of complete silage-based feeding of a mixture of sorghum and gamal leaves with concentrates at different levels on crude protein, total digestibility of nutrients and digestible energy in local female goats. This experiment used 4 female local goats aged 6-8 months in the range of body weight of 11-15 kg with an average of 12.88 kg and a coefficient variation of 6.74%. The experimental method, the experimental method uses Latin Square Design (LSD) with 4 treatments and 4 periods as a repeat consisting of P0 = 80% silage + 20% concentrate, P1 = 70% silage + 30% concentrate, P2= 60% silage + 40% concentrate, P3= 50% silage + 50% concentrate. Mean crude protein (g/e/h) P0: 56.15; P1: 60.93; P2: 50.71; P3: 43.64; total nutrient digestibility (%) P0: 56.87; P1: 65.64, P2: 64.03; P3: 48.22; and digestible energy (kcal/e/h) P0: 1396.35; P1: 1521.31; P2:1231.45; P3:1063.87. The results of the variety analysis showed that the treatment had no real effect (P>0.05) on digested crude protein, TDN and digestible energy. It was concluded that the feeding of complete silage-based mixed sorghum and gamal leaves with concentrate at a ratio of 80:20 gave the same results with a higher ratio of concentrate in local female goats to digested crude protein, digested energy and TDN.

References

Aboenawan L. 1991. Pertambahan bobot badan, konsumsi ransum dan total digestible nutrient (TDN) pellet isi rumen dibanding pellet rumput pada sapi jantan. Laporan Penelitian Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Anggorodi R. 2005. Ilmu Makanan Ternak Umum. Penerbit PT Gramedia. Jakarta

Ariwibawa GPIM., Mudita AAPP., Wibawa dan Wirawan. 2015. Penampilan sapi bali yang diberi ransum berbasis limbah pertanian terfermentasi inokulum cairan rumen dan rayap.

Bamualim A., Wirdahayati, R and Saleh, A 1990. Bali cattle production from. Timor island. Research Report BPTP NTT

Buifena OS. 2022. Pengaruh suplementasi pakan konsentrat mengandung limbah isi rumen sapi terfermentasi EM4 pada level yang berbeda terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar serta serat kasar sapi bali jantan penggemukan. Skripsi. Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan Undana Kupang

Dewi HU., Liman dan Widodo Y. 2016. Pengaruh pemberian ransum berbasis limbah kelapa sawit fermentasi terhadap konsumsi energi dan energi tercerna pada peranakan ongole (PO) Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. Vol. 4(2) : 129-133

Edey TN., Raadsma HW., Bindon BM and Piper LR. 1983. Behavior and mating performance of paddock–mated beef bulls. Animal Reproduction Science. 6(3). 153-165.

Fattah S. 2016. Manajemen Ternak Potong. Undana Press.

Fuah dan Pattie, 2013. Produktivitas kambing lokal yang diberi suplementasi Acacia villosa dan Corypha gebanga. Jurnal Media Peternakan. 36(1); 40-44.

Hardjosubroto W dan Astuti JM. 1993. Buku Pintar Peternakan. Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta.

Hartati E dan Katipana NGF. 2005. Budidaya sapi Bali di daerah tropis iklim semi kering. Skripsi peternakan.6 Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana

Hermanto. 2001. Pakan Alternatif Sapi Potong. Dalam Kumpulan Makalah Lahirnya Kajian Teknologi Pakan Ternak Alternatif. Pakan Ternak Alternatif. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Dispet Provinsi Jatim, Surabaya.

Koddang MYA. 2008. Pengaruh tingkat konsentrat terhadap daya cerna bahan kering dan protein kasar ransum pada sapi bali jantan yang mendapat rumput raja adlibitum. J. Agroland. 4 : 343 – 348

Maranatha G., Fattah S., Nulik J., Lole UR., Sobang YUL., Samba FD. 2021. Profil Metabolit Darah Sapi Bali Jantan Yang Diberikan Pakan Hasil Integrasi Rumput-Legum-Tanaman Pangan Di Lahan Pulau Timor. In Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner ( Vol.11, Issue 2).

Mastopan., Tofsin N., dan Hanafi DN. 2013. Kecernaan lemak kasar dan TDN ransum yang mengandung pelepah kelapa sawit dengan perlakuan fisik, kimia, biolgis dan kombinasinya pada domba. Jurnal Peternakan Integratif 3(1) : 37-45

Mayasari D., Purbajanti ED dan Sutarno. 2012. Kualitas hijauan gamal (Gliricidia sepium) yang diberi pupuk organik cair (POC) dengan dosis berbeda. Animal Agriculture Journal, 1 (2) : 293-301.

Morand-ferd P .1981. Nutrition And Feeding Of Goats; Application To Temperate Climatic Conditions In Goat Production. In C. Gall (Ed): Academic Press, New York, Ny.

Munawaroh LL., Budi Satria IGS dan Suwigno B. 2015. Pengaruh pemberian fermentasi komplit feed berbasis pakan lokal terhadap konsumsi, konversi pakan dan feed cost Kambing bligon jantan. Buletin Peternakan 39(3): 167-173)

Mundingsari RD. 2006. Suplemen energi dan protein terhadap kinerja produksi dan reproduksi efek substitusi konsentrat sapi perah PFH awal laktasi. Jurnal Agrosains. 19 (4)

Naipupu PL., Rosnah US., dan Handayani HT. 2020. Pengaruh suplementasi pakan yang mengandung bonggol pisang terfermentasi EM4 terhadap konsumsi dan kecernaan protein dan energi sapi bali penggemukan dengan pakan basal pola peternak. Jurnal Peternakan Lahan Kering Vol 2 No. 1: 692-700

Nugroho D., Purnomoadi ., dan Riyanto E. 2013. Pengaruh imbangan protein kasar dan total digestible nutrient pada pakan yang berbeda terhadap pemanfaatannya.

Okariyadi IDK., Cakra IGLO dan Mudita IM .2014. Dry matter and nutrients digestibility of agriculture waste ration wafer fermented by inoculant consist of rumen and termites on etawa crossbreed goats. Peternakan tropika vol. 2 no. 2th. 2014: 189-200

Parakkasi A. 2014. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. Universitas Indonesia. Jakarta.

Piras AJ. 2019. Substitusi pakan sumber energi dengan tepung tongkol jagung hasil biokonfersi khamir dalam pakan konsentrat terhadap total nutrient tercerna dan efisiensi penggunaan protein pada kambing. Skripsi. Fakultas Peternakan. Undana, Kupang.

Price MA., Jones SD., Muthison GW., and Berg RT. 1980. The effect of increasing dietary roughage live and slaughter weigh on the feedlot performance and carcass characteristic of bull and steer. J. Anim Sci. 60 : 345-352

Ratu LHS ., Lestari GAY dan Nenobais, M. 2020. Pengaruh Pemberian Tepung Sereh Merah Sebagai Antibiotik Alamiah Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Nutrisi Kambing Kacang Betina. Jurnal Nukleus Peternakan, 7(2),95-102.

Soeparno . 1998. Ilmu dan Teknologi Daging. Edisi ke 3. Gajah Mada University Press. Jogjakarta

Steel RGD dan Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika (diterjemahkan dari: Principles and Procedures of Statistic, Penerjemah: B. Sumantri). PT Gramedia. Jakarta. 748 halaman.

Stern MD., Bach A., and Calsamiglia S. 2006. New concepts in protein nutrition of ruminants. 21st Annual southwest nutrition and management conference. February 23-24. PP : 4566

Published

29-02-2024

How to Cite

Pah, J. A. W., Yunus, M., & Amalo, D. (2024). Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorgum dan Daun Gamal Dengan Konsentrat Pada Beberapa Level Terhadap Protein Kasar, TDN dan Energi Tercerna Pada Ternak Kambing Lokal Betina. Animal Agricultura, 1(3), 241–249. https://doi.org/10.59891/animacultura.v1i3.43

Most read articles by the same author(s)