Strategi Konservasi Padang Rumput untuk Mendukung Peternakan Ruminansia Berkelanjutan di Lahan Kering

Authors

  • Alfonsus I. Malo Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Gustaf Oematan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59891/animacultura.v4i1.153

Keywords:

padang rumput lahan kering, ternak ruminansia, strategi konservasi, penggembalaan rotasi, silvopastura, penginderaan jauh

Abstract

Padang rumput lahan kering berperan penting dalam mendukung produksi ternak ruminansia di wilayah semiarid seperti Nusa Tenggara Timur karena menyediakan hijauan pakan sekaligus jasa ekosistem berupa konservasi tanah, penyimpanan karbon, pemeliharaan keanekaragaman hayati, dan pengaturan hidrologi. Namun, tekanan penggembalaan berlebihan, kebakaran berulang, gulma invasif, dan variabilitas iklim berkontribusi terhadap degradasi padang rumput sehingga menurunkan produktivitas hijauan dan daya dukung lahan. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka naratif yang menyintesis bukti mengenai strategi konservasi untuk mempertahankan fungsi ekologis dan produktif padang rumput lahan kering. Strategi yang dikaji meliputi pengelolaan penggembalaan berbasis daya dukung, penggembalaan rotasi, restorasi vegetasi, konservasi tanah dan air, sistem silvopastura, serta pemantauan digital menggunakan GPS, pesawat udara nirawak, sensor vegetasi, dan citra satelit berbasis Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Literatur yang ditelaah menunjukkan bahwa pengelolaan terintegrasi berpotensi meningkatkan ketersediaan hijauan, kondisi tanah, pemulihan vegetasi, dan ketahanan terhadap variabilitas iklim sekaligus mendukung produksi ternak ruminansia. Implementasi pada peternakan rakyat juga perlu mempertimbangkan biaya, kapasitas pengguna, dan dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, integrasi pengelolaan ekologis, teknologi yang sesuai, dan kelayakan penerapan menjadi penting untuk mendukung peternakan ruminansia berkelanjutan di lahan kering.

References

Al-bukhari, A., Hallett, S., & Brewer, T. (2018). A review of potential methods for monitoring rangeland degradation in Libya. Pastoralism, 8, 13. https://doi.org/10.1186/s13570-018-0118-4

Amsalu, A., & de Graaff, J. (2007). Determinants of adoption and continued use of stone terraces for soil and water conservation in an Ethiopian highland watershed. Ecological Economics, 61(2–3), 294–302. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2006.01.014

Fadillah, R., Hadisugelar, D., Kusnendi, F. S., & Zuliati, S. (2023). Identifikasi keragaman dan dominasi gulma pada lahan kering tanaman jambu mete di Nusa Tenggara Timur. Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 7(2), 1–12.

Maylinda, S., Iriany, A., Mashudi, M., & Mulyanto, A. (2024). Analysis of feed carrying capacity for ruminant livestock in Madura Island, Indonesia. Journal of Ruminant Science, 12(1), 45–58.

Mulyani, A., & Suwanda, M. H. (2023). Kajian lahan kering beriklim kering di Nusa Tenggara untuk pengembangan pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 16(2), 119–133.

Nulik, J., Kana Hau, D., & Jelantik, I. G. N. (2019). Sistem penggembalaan sapi Bali pada lahan kering Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pastura Tropika, 7(2), 45–58.

Nurhayati, T., Wibowo, A., & Santoso, B. (2023). Implementasi smart farming berbasis sensor pada peternakan rakyat di Indonesia. Jurnal Teknologi Pertanian, 24(1), 55–67.

Prasetyo, A., Hidayat, R., & Lestari, S. (2023). Pengaruh pupuk organik terhadap retensi air dan aktivitas mikroba tanah di lahan kering. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 21(2), 75–84.

Prasetyo, A., Suryani, E., & Hidayat, R. (2024). Integrasi leguminosa dalam sistem padang penggembalaan lahan kering di Indonesia. Jurnal Ilmu Ternak Tropika, 29(1), 33–42.

Pratama, R. G. W., Januriyadi, N., & Pamungkas, R. C. (2022). Analisis indeks kekeringan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Journal of Sustainable Infrastructure, 1(1), 24–34.

Putri, A. V. Y., Wardhana, W., & Sadono, R. (2024). Long-term assessment of historical disturbances in dry land ecosystems of Mutis Timau Nature Reserve, East Nusa Tenggara, Indonesia. Forest Science and Technology, 20(3), 267–278.

Rachman, A., Hidayat, R., & Firmansyah, M. (2023). Konservasi tanah berbasis kontur untuk pengendalian erosi di lahan kering Indonesia. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 20(1), 45–56.

Sari, D. P., Nugroho, B., & Santoso, E. (2024). Peran pupuk organik dalam peningkatan kesuburan tanah lahan marginal di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 18(2), 101–110.

Setiawan, D. (2024). Manajemen penggembalaan dalam sistem integrasi sapi-sawit (SISKA). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan (STAP), 11, 9–17.

Snyman, H. A. (2012). Rangeland degradation and restoration in arid regions. African Journal of Range & Forage Science, 29(3), 77–86.

Suhardiman, M., Lestari, D., & Wijaya, H. (2024). Pemanfaatan GPS collar untuk manajemen penggembalaan ternak di lahan kering. Jurnal Ilmu Peternakan Tropika, 29(1), 50–59.

Suharto, D., Lestari, N., & Pramono, A. (2024). Peran embung desa dalam mendukung ketahanan air di wilayah kering Nusa Tenggara Timur. Jurnal Sumber Daya Air Indonesia, 15(1), 60–71.

Suryanto, P., Widodo, S., & Prabowo, A. (2023). Sistem silvopastura sebagai strategi adaptasi perubahan iklim di wilayah kering Indonesia. Jurnal Agroforestri Indonesia, 18(2), 101–112.

Sutrisno, E., Wulandari, R., & Santoso, B. (2024). Peran sistem agroforestri ternak dalam peningkatan kualitas tanah lahan kering. Jurnal Sumberdaya Lahan, 18(1), 33–44.

Visrialty, I., Ananta, D., Suyitman, S., & Khalil, K. (2023). Effect of grazing systems on soil and forage productivity. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 18(2), 112–121.

Wardana, T., Kurniawan, D., & Setiawan, Y. (2023). Efektivitas UAV dalam pemetaan dan monitoring lahan pertanian di Indonesia. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 7(4), 890–899.

Widianto, B., Nugroho, A., & Lestari, S. (2023). Restorasi vegetasi savana melalui introduksi rumput unggul tahan kering di Nusa Tenggara. Jurnal Sumberdaya Lahan, 17(2), 101–110.

Published

30-06-2026

How to Cite

Malo, A. I., & Oematan, G. (2026). Strategi Konservasi Padang Rumput untuk Mendukung Peternakan Ruminansia Berkelanjutan di Lahan Kering. Animal Agricultura, 4(1), 26–33. https://doi.org/10.59891/animacultura.v4i1.153

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>